Fakta Menarik Kecombrang- Perbedaan Bunga Jaung dan Buah Tekalak Khas Dayak Benuaq
July 21, 2026![]() |
Fakta Menarik Kecombrang- Perbedaan Bunga Jaung dan Buah Tekalak Khas Dayak Benuaq.
Pencinta kuliner wajib tahu khususnya pecinta kuliner berbahan kecombrang wajib tau apa beda bunga dan buah kecombrang. Ini dia fakta menarik kecombrang serta perbedaan Bunga Jaung dan Buah Tekalak khas suku Dayak Benuaq yang unik dan kaya rasa.
Kecombrang merupakan salah satu tanaman rempah khas Indonesia yang dikenal memiliki aroma harum dan cita rasa unik.
Di berbagai daerah, tanaman ini dimanfaatkan sebagai bumbu masakan hingga tanaman obat tradisional. Namun, di kalangan masyarakat Dayak Benuaq di Kalimantan Timur, kecombrang memiliki penyebutan yang berbeda untuk setiap bagiannya.
Bunga muda berwarna pink dikenal sebagai jaung, sedangkan buahnya yang masih muda atau sudah masak disebut tekalak.
Kenali perbedaan bunga kecombrang (jaung) dan buah kecombrang (tekalak) dalam budaya Dayak Benuaq.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara bunga jaung dan buah tekalak?
Bunga Jaung- Si Pink Cantik Penyedap Masakan
Buah Tekalak- Rasa Asam Kecut yang segar
Bunga Jaung (Bunga Kecombrang)
- Bagian tanaman Bunga muda
- Bentuk Kuncup bunga
- Warna Merah muda hingga merah
- Rasa Segar, sedikit asam
- Pemanfaatan Bumbu masakan, sambal, sayur
Tekalak Buah Kecombrang
- Bagian tanaman - Buah hasil perkembangan bunga
- Bentuk - Bulat bergerombol
- Warna - Merah tua saat matang,putih berbiji
- Rasa - Kecut walaupun sudah matang
- Pemanfaatan - Untuk mencok









