Mengenal Ngotem Tradisi Panen Padi Tradisional Ala Dayak Benuaq di Kutai Barat
February 18, 2026Mengenal Ngotem Tradisi Panen Padi Tradisional Ala Dayak Benuaq di Kutai Barat
Apa Itu Ngotem? Ngotem Padi dengan Rasa Syukur
Bahkan jaman sekarang ngotem bisa pakai pisau atau gunting lebih memudahkan
Berbeda dengan cara modern yang memotong langsung seluruh batang padi dengan sabit atau mesin, ngotem mengharuskan pemetiknya untuk memotong tangkai padi satu per satu.
Bagi masyarakat Dayak Benuaq, Ngotem adalah prosesi memanen padi gunung (padi ladang) secara tradisional menggunakan alat khusus yang disebut ketem atau ani-ani. Alat ini berupa pisau kecil yang disematkan pada sebilah kayu atau bambu seukuran telapak tangan.
Berbeda dengan cara modern yang memotong langsung seluruh batang padi dengan sabit atau mesin, ngotem mengharuskan pemetiknya atau pengotem untuk memotong tangkai padi satu per satu.
Prosesi Ngotem: Lebih dari Sekadar Memanen
1. Sistem Gotong Royong atau sempekat antar keluarga.
2. Memilih Bulir Padi Terbaik
3. Wadah Khusus Bernama Gamak
Mengapa Tradisi Ngotem Harus Tetap Lestari?
Ketahanan Pangan Lokal: Padi gunung yang ditanam dan dipanen secara tradisional terbukti lebih adaptif terhadap cuaca lokal tanpa ketergantungan pada pupuk kimia berlebih.
Walaupun ladang berpindah,cuaca kan kondisi alam kubar cocok banget tumbuh padi gunung kayak mayas,ketan.
Identitas Budaya: Tradisi ini adalah identitas penguat suku Dayak Benuaq yang membedakannya dengan daerah lain.
Daya Tarik Ekowisata: Prosesi panen yang autentik ini memiliki nilai jual tinggi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang mencari pengalaman cultural tourism.
Kesimpulan
Mengapa harus repot satu per satu?
Ngotem adalah Panen Padi secara tradisoional Dayak Benuaq adalah tradisi adat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Dayak Benuaq di Kalimantan Timur,khususnya di Kutai Barat Tradisi ini bukan hanya kegiatan panen, tetapi juga ritual spiritual yang dilakukan secara gotong royong pada bulan Februari hingga April.
Waktu Panen Padi Dayak Benuaq
Tanda-tanda alam, seperti perubahan cuaca atau siklus bulan
Kesiapan padi udah menguning
Waktu ini dipilih untuk memastikan hasil panen maksimal dan berkualitas.
Proses Ngotem Panen Padi
Satu hari upahan ikut panen padi 150 rebu di tanggung makan ma pemilik ladang atau umaq,lumayan aja kan misalnya cari uang jajan,tapi pas cuaca panas nya minta ampun,mau pingsan rasanya.
Memotong padi menggunakan alat tradisional seperti ani-ani yang di buat dari silet atau pisau kecil.,gunting.
Mengumpulkan bulir padi dan mengangkutnya ke lumbung padi,menggunakan karung atau gamak.
Kalo aku sih mending pake langsung pake karung aja biar kalo dah penuh langsung angkat,injak padi biar cepat makan beras baru.
Pelajaran yang di petik dari memetik atau panen padi,nasi yang kamu hari ini,perlu proses dari menanam,sampai menuai padi
Artinya semua hal perlu proses
Pelestarian Tradisi Ngotem di Era Modern
Meskipun modernisasi pertanian mulai masuk ke wilayah Dayak Benuaq, Ngotem tetap dilestarikan terutama dalam aspek ritual dan nilai budaya. Penggunaan alat modern mungkin berkembang, tetapi ritual adat, doa, dan nilai kebersamaan tetap dipertahankan.Tradisi ini menjadi identitas budaya yang memperkuat generasi muda agar tetap menghargai warisan leluhur.
Ngotem Panen Padi Tradisional Ala Dayak Benuaq adalah warisan budaya yang kaya makna. Dilaksanakan pada bulan Februari hingga April, tradisi ini menekankan:
Kebersamaan dan gotong royong
Pelestarian adat dan budaya Dayak Benuaq
Mengenal Tradisi Ngotem Dayak Benuaq
Padi yang biasa di tanam disini padi mayas,ketan,padi sanok



