FAQS | A Cup of Kubar

 



FAQs

Selamat datang di halaman Tanya-Jawab. Di sini saya merangkum beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para pembaca mengenai blog A Cup of Kubar. Jika pertanyaan Anda belum terjawab di bawah ini, jangan ragu untuk menyapa saya langsung melalui media sosial, ya.

Umum & Seputar Blog

Q: Apa arti di balik nama blog "A Cup of Kubar"?

A: Nama ini adalah idiom a cup of tea yang arti nya selera atau sesuatu yang di kuasai,sedangkan a cup of kubar adalah dari menikmati cerita dan mengobrol santai sambil bergosip kayak spill the tea bersama teman-teman dengan suasana kubar yang masih asri di kelilingi wisata alam yang menarik untuk di kunjungi. Saya ingin pembaca bisa menikmati setiap tulisan di blog ini—mulai dari informasi seputar Kutai Barat hingga cerita gaya hidup sehari-hari—dengan santai dan hangat, layaknya sedang mengobrol atau bergosip,bercanda bersama teman (a cup of kubar)

Q: Kapan blog ini pertama kali dibuat?

A: Perjalanan mengeblog saya sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2009 sebagai diari online, tapi draf lama itu terkunci karena lupa password, haha, Blog A Cup of Kubar yang sekarang baru resmi aktif dan konsisten mengisi konten sejak akhir April 2021 untuk mengisi waktu luang saat pandemi.

Q: Siapa penulis di balik blog ini?

A: Halo semua Saya Hellen Katarina (bisa dipanggil Ellen atau Len). Saya adalah seorang local lifestyle blogger asli yang lahir dan saat ini menetap di Sendawar, Kutai Barat. Sehari-hari saya bekerja sebagai staf perpajakan di Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat. Selengkapnya tentang saya bisa Anda baca di halaman ABOUT | A Cup Of Kubar.

Konten & Topik Utama

Q: Topik apa saja yang dibahas di blog A Cup of Kubar?

A: Fokus utama blog ini adalah Lifestyle (Gaya Hidup). Namun, karena saya tinggal di Sendawar, saya banyak menyelipkan konten lokal seperti

Jelajah Alam: Panduan rute wisata lokal (seperti Wisata Jantur Inar).

Culture Corner: Edukasi tradisi Dayak Benuaq (seperti tradisi Ngotem atau Nugal).

Kuliner & Cafe: Tempat nongkrong instagramable di sekitar Sendawar.

Entertainment: Review dan sinopsis drama Korea ter-update untuk menemani akhir pekan Anda.

Q: Mengapa banyak membahas tentang obat tradisional dan budaya Dayak?

A: Saat pandemi Corona merebak, saya melihat banyak sekali masyarakat yang kembali memanfaatkan ramuan herbal alami. Dari situ saya terpikir untuk mendokumentasikan kekayaan ramuan obat tradisional lokal dan budaya Dayak Benuaq agar tidak hilang dan bisa dipelajari oleh generasi muda secara digital.

CULTURE CORNER FAQS

Karena saya membahasnya tentang gaya hidup dan budaya masyarakat dayak benuaq di Kutai Barat apa karena pada umumnya gambaran tentang Kalimantan itu serem bisa makan orang dan tidak ada kendraan hah sungguh terlalu,pada walaupun di sangka suku dayak bisa makan orang khususnya saya banyak makanan yang tidak bisa saya makan kayak kambing,ulat sagu,suku dayak seperti masyarakat normal pada umumnya bersosial dan hidup saling rukun dan damai,walaupun harga mahal dan bbm langka sekalipun selama saya hidup Kutai Barat tidak pernah " demo" nyalahin Pemerintah daerah maupun pusat.

Hidup di dayak khususnya dayak benuaq menganut sistem hutan adat dan masyarakat adat tidak mengenal ada namanya Hutan negara,hutan adat itu di wariskan secara turun temurun di lihat siapa yang pertama membuka lahan orang itu lah yang jadi pemiliknya sampai di wariskan keturunan berikut dengan catatan masih satu garis keturunan.

Sistem Menanam atau ladang berpindah dengan cara menanam padi di buat lubang baru di tanam secara bersama-sama padi yang ditanam padi gunung ritan,ketan.

Masih menganut sistem ada kematian diadakan dengan berbagai upacara Took dan parem api dan kwangkai,kenyau.

Pernikahan adat di adakan secara meriah yang disahkan oleh kepala adat sebelum menikah pria di wajibkan untuk melamar dengan membawa mandau dan baju ke pihak waktu.

Bagaimana cara agar saya tau tentan dayak di Kutai Barat,gampang banget ini ada beberapa artikel atau tulisan tentang kehidupan dan budaya dayak : 

Bagaimana Kalau mau ke Kutai Barat ?

Jalur Udara (Paling Cepat)

Anda bisa mengambil penerbangan menuju Bandara Melalan yang berada di Melak, Kutai Barat.

Rute: Saat ini telah dibuka kembali rute penerbangan langsung dari Samarinda (Bandara APT Pranoto) menuju Melak (Bandara Melalan) menggunakan maskapai Wings Air.

Durasi: Perjalanan udara ini sangat singkat, hanya memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam.

2. Jalur Darat (Paling Umum)


Perjalanan darat biasanya ditempuh menggunakan mobil pribadi, travel, atau bus komersial.

Rute: Samarinda atau Balikpapan –  Barong Tongkok atau Sendawar (Kutai Barat).


Durasi: Dari Balikpapan memakan waktu sekitar 11–12 jam, sedangkan dari Samarinda berkisar antara 8–9 jam tergantung pada kondisi jalan dan cuaca.

3. Jalur Sungai (Sensasi Petualangan)


Jika ingin merasakan pengalaman menyusuri Sungai Mahakam, bisa milih menggunakan transportasi air kapal mahakam naik dari pelabuhan melak sore,nyampe ke samarinda besok pagi kira kira jam 9 pagi,tergantung siklus air sih menurutku.

Moda Transportasi - menggunakan Kapal Motor (KM) atau speedboat dari Pelabuhan Sungai Kunjang di Samarinda menuju Dermaga Melak harus membayar 510 rebu atau 410 tergantung posisi tempat duduk di tempati 6 jam sampai,tanpa harus bermalam -malam tidur di jalan ikut travel.

Bisa menggunakan jalan darat dan  transportasi sungai dengan kapal  melewati sungai mahakam dan speadbot dengan jarak tempuh 12 jam dengan kapal dan speadboat menghabiskan waktu 6 -7 jam perjalanan tapi harus pesan dulu di instagram resmi,berangkat dari samarinda jam 9 pagi nyampe kutai barat jam 3 sore tergantung keadaan air sungai mahakam.

Kapan Festival Dangau Ehau ?


Festival dahau di adakan akhir oktober -5 November yang di meriahkan dengan festival tradisional dan pemeran Umkm di bawah Lou adat di Taman Budaya Sendawar dan lomba nyanyi tradisional rijoq dan olahraga tradisional seperti balap ketinting dan belogo. rijoq,bahkan ada pawai pembangunan.

HEALTH FAQs


Semua tulisan yang saya tulis tentang pengbotan tradisional yang di gunakan oleh nenek moyang secara turun temurun kemudian di wariskan ke saya.

Kenapa menggunakan obat herbal ?

Daun dan bahan mudah di dapat di sekitar lingkungan rumah dan saya rasa tidak merusak tubuh seperti obat kimia.

Ada beberapa artikel yang sudah saya tulis kamu bisa baca disini


PETS FaQs

Saya menyukai memelihara sebagai terapi agar supaya tidak stres,adapun hewan yang saya pelihara kura-kura,burung srindit dan Monyet dan Klaweit atau owa-owa Kalimantan

Artikel yang saya tulis tentang hewan yang saya pelihara : 

TIPS FAQs

Sejak Kapan Memulai Ngeblog?


Sejak saya semester 3 pada tahun 2009 saat itu saya masih menjadi mahasiswa baru di salah satu universitas di kota besar saya mulai menulis tentang kehidupan pribadi saya,namun saya jarang meng update detail tentang pribadi saya.

Lalu Pada Tahun 2021 saya mulai aktip untuk membagi moment terbaik dalam hidup saya sehari-hari bersama dengan orang terdekat, terkait dengan memelihara kucing,kukang,owa,monyet,kura-kura nah sekarang nambah 3 kura-kura dan Serindit nemu di kehausan di tangki air cari minum maklum cuaca memang panas bisa mencapai 40 derajat celcius di Kutai Barat,yah aku ambil dan pelihara dong, kasih makanan pisang dan buah -buahan.

Dapatkah saya Mengajukan Pertanyaan Melalui Email?


Tentu saja boleh,saya sangat senang jika anda mengirimi saya pertanyaan ke sosial media Instagram @saintkatarina1 sebisa mungkin saya akan menanggapi pertanyaan anda.Tapi tolong mengerti jika saya masih berkutat dengan pekerjan,rawat hewan peliharaan,dan mengasuh keponakan saya,Dan Saya sangat menghargai pesan anda,dan pemikiran anda,terima kasih.

Post a Comment

0 Comments