![]() |
PENGALAMAN MEMELIHARA MUSANG DI RUMAH
Pelihara musang di rumah ternyata penuh drama. Dari aksi maling ayam di panci sampai berantem sama kucing. Baca pengalaman ku memelihara musang .
Memelihara musang (civet) kini menjadi tren di kalangan pencinta hewan eksotis. Wajahnya yang lucu memang bikin jatuh cinta. Tapi, bagi Anda yang baru berniat mengadopsinya, bersiaplah menghadapi kenyataan bahwa musang bukanlah hewan peliharaan "biasa" seperti kucing atau anjing.
Pengalaman memelihara musang di rumah adalah campuran antara kebahagiaan dan kekacauan. Berikut adalah realita yang harus Anda hadapi:
Suka Duka Memelihara Musang di Rumah: Dari Maling Ayam Panci hingga Musuh Bebuyutan Kucing
Memelihara kucing atau anjing mungkin sudah biasa. Tapi, bagaimana rasanya jika hewan peliharaan di rumah adalah seekor musang? Memelihara musang (civet) belakangan ini memang menjadi tren hobi baru yang unik. Karakteristiknya yang aktif dan eksotis punya daya tarik tersendiri.
Namun, di balik wajahnya yang lucu dan tingkahnya yang menggemaskan, memelihara musang di rumah siap-siap menguji kesabaran Anda. Berdasarkan pengalaman ku memelihara musang, berikut adalah suka duka dan realita kocak yang harus Anda hadapi!
1. Si "Maling" Ulung di Dapur (Ayam di Panci pun Disikat!)
Jangan pernah meremehkan indra penciuman dan kelincahan seekor musang. Sebagai hewan omnivora yang sangat menyukai daging, aroma ayam goreng atau semur ayam dari dapur adalah magnet utama bagi mereka,bahkan gak tanggung tanggung satu panci habis di makan.
Banyak pemilik musang kecolongan karena hewan cerdik ini bisa membuka tutup panci atau tudung saji. Begitu Anda lengah, satu potong ayam di dalam panci bisa langsung digondol ke atas lemari atau kolong tempat tidur. Jadi, pastikan dapur Anda musang-proof ya!
2. Rivalitas Abadi: Berantem Sama Kucing Rumah
Jika Anda berpikir musang bisa langsung akrab dengan kucing peliharaan lain, Anda mungkin harus berpikir dua kali. Musang memiliki insting teritorial yang cukup kuat.
Awal-awal disatukan, gesekan fisik berupa cakar-cakaran atau saling mendesis (hissing) sangat sering terjadi. Kucing cenderung bingung dengan gerakan musang yang patah-patah dan cepat, sementara musang merasa tertantang. Butuh waktu berminggu-minggu dan pengawasan ekstra sampai keduanya minimal bisa saling saling cakar dalam rumah kayak memukul wajah kucing buat kucing takut.
3. Jam 7 Malam: Waktunya Beraksi dan Kabur dari Rumah
Musang adalah hewan nokturnal (aktif di malam hari). Ketika jam dinding menunjukkan sekitar pukul 7 malam, insting liar mereka mulai bergejolak. Di jam-jam inilah mereka paling aktif, lincah, dan pintar mencari celah untuk kabur tapi jam 9 udah pulang kayak di suruh majikan haha.
Sedikit saja ada pintu kandang yang longgar atau ventilasi yang terbuka, musang akan dengan mudah menyelinap keluar untuk menjelajah dunia malam.
4. Drama Tetangga: Mengincar Ayam Tetangga
Nah, ini adalah puncak komedi sekaligus kepanikan terbesar para pemelihara musang. Begitu berhasil kabur sekitar jam 7 malam, tujuan utama mereka biasanya bukan jalan-jalan santai, melainkan "sidak" ke kandang ayam milik tetangga,was was takut kalo ketangkap di bunuh atau bahkan di dera denda adat karena hidup di kubar ada segala sesuatu ada denda adat.
Suara ayam peliharaan tetangga yang berkotek histeris di malam hari sering kali menjadi alarm bagi pemilik musang bahwa peliharaannya sedang berbuat ulah. Menghadapi tetangga yang kesal karena ayamnya diganggu tentu menjadi seni tersendiri dalam memelihara hewan eksotis ini.
Tips Penting untuk Pemilik Musang Pemula:
Kandang Super Aman: Gunakan gembok kecil atau selot ganda pada kandang musang. Mereka sangat pintar membuka gerendel biasa menggunakan cakarnya.
Mainkan di sore hari Untuk mengurangi energi berlebih di malam hari, ajak musang bermain di sore hari agar mereka lebih tenang saat malam tiba.
Sediakan Makanan cukup pastikan kebutuhan protein dan buahnya terpenuhi di dalam kandang agar insting berburunya (terutama ke dapur atau ke rumah tetangga) bisa diredam.
Kesimpulan
Memelihara musang memang tidak semudah memelihara hewan domestik biasa. Diperlukan komitmen, kesabaran ekstra, dan hubungan baik dengan tetangga sekitar. Namun, di balik semua kerusuhan yang mereka buat mulai dari maling ayam di panci hingga hobi kabur malam hari tingkah manja dan kelucuan musang saat sudah jinak tetap menjadi hiburan yang tidak tergantikan bagi pemiliknya.
Memelihara musang bisa jadi pengalaman yang seru bagi saya,bagaimana tidak musang punya karakter yang cukup unik selain suka ayam ternyata mereka suka tidur sambil pup,suka nyolong lauk ayam di dapur haha tidak bisa berkata apa apa lagi aku.
Musang adalah kelompok hewan mamalia yang kecil,ramping,punya gigi tajam yang banyak hidup didaerah panas atau daerah tropis hutan tropis khususnya Asia.
Musang adalah hewan nokturnal yang aktif pada malam hari dan memiliki kebiasaan memanjat pohon serta menjelajahi lingkungan mereka dalam mencari makanan atau mangsa .
- Musang air (Cynogale bennettii), hidup di Semenanjung Thai-Malaya,Sumatera dan Kalimantan, hidup do daerah hutan dan sungai ciri musang air memiliki hidung panjang dan ramping,musang air bisa berenang mencari mangsa di air,musang air memakan serangga dan ikan.
- Musang akar (Arctogalidia trivirgata),bisa di temui d sekitaran perkebunan,memiliki ciri khas tubuh ramping dan warna coklat tiga garis putih yang mencolok di punggung musang,aktip ketika malam hari mencari mangsa serangga, buah-buahan, dan burung kecil.
- Musang galing atau musang bertopeng (Paguma larvata) hidup di asia timur dan asia tenggara,makan tikus,burung kecil-kecil dan pisang
- Musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus),makan biji kopi di malam hari
- Musang rase (Viverricula malaccensis sin Viverricula indica), di Sumatra, Jawa dan Bali,India,musang rase adalah jenis musang yang sering di jinakan untuk peliharaan di rumah,musang rase memiliki tubuh yang kecil dengan bulu berwarna cokelat dan bercak-bercak di tubuhnya.
- Musang tenggalung (Viverra tangalunga), di Semenanjung Malaya dan Kalimantan
- Musang Binturung (Arctictis binturong) hidup di Asia timur dan Asia Tenggara,musang ini di kenal dnegan "bear cat" karena dengan bau khas yang mirip dengan bau popcorn,dengan corak besar dan warna hitam dan coklat telinga kecil.
- Musang Pandan
CARA MERAWAT MUSANG TANPA INDUK
- sediakan dot ukuran dua sendok
- Sediakan cukup pisang
- Kandang dan lampin
- Sediakan stok pisang dan ayam,ikan yang cukup karena musang hewan omnivora
Resiko Memelihara Musang
- Musang hewan Omnivora bisa makan pisang pepaya,ikan,ayam tikus,serangga
- Musang rentan terhadap penyakit
- Harus telaten kuku musang panjag dan tajam


0 Comments
Silahkan berkomentar yang sopan,jangan spam komentar